Sunday, November 2, 2025

Aksi Simpatik dan Lomba Orasi di CFD Kota Baru, Ajak Pemuda Anti Narkoba, Tolak Radikalisme, Kenakalan Remaja dan Judi Online

Implementasi Model Pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) pada Mata Kuliah Kewarganegaraan

Dosen: Assist Prof Mochammad Farisi, LL.M


Jambi – Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, ratusan mahasiswa Jambi menggelar Aksi Kampanye Simpatik dan Lomba Orasi di area Car Free Day (CFD) Kota Baru, Minggu (26/10/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini merupakan bagian dari metode pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) pada mata kuliah Kewarganegaraan di Universitas Jambi.

Aksi simpatik ini diikuti oleh ratusan mahasiswa, yang secara kreatif menampilkan berbagai alat peraga dan orasi bertema sosial, seperti “Jaga Persatuan dan Kebhinekaan, Anti Radikalisme, Anti Korupsi, Anti Geng Motor, Anti Judi Online, Anti Narkoba, dan Kenakalan Remaja.”

Mahasiswa terbagi ke dalam beberapa kelompok dengan tema berbeda. Kelas D mengangkat isu anti radikalisme dan semangat kebhinekaan, kelas E membawa pesan anti korupsi dan bahaya geng motor, sedangkan kelas PG-PAUD menyoroti isu judi online dan narkoba yang kini marak di kalangan remaja.

Kegiatan dimulai dengan aksi jalan kaki dari Taman Remaja menuju Tugu Keris sambil membentangkan pesan-pesan edukatif dan menyerukan semangat kebangsaan. Setelah itu, dilanjutkan dengan Lomba Orasi Sumpah Pemuda yang diikuti oleh perwakilan tiap kelompok dengan kriteria penilaian meliputi isi orasi, penguasaan panggung, serta kreativitas kostum.

Dosen pengampu mata kuliah Kewarganegaraan, Assist Prof. Mochammad Farisi, LL.M, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning).

“Mahasiswa tidak sekadar memahami konsep kewarganegaraan, tapi juga menjiwainya. Melalui aksi ini mereka belajar menjadi warga negara yang aktif, peduli, dan berintegritas,” ujar Farisi.

Lebih lanjut, Farisi menambahkan bahwa kegiatan PjBL berbentuk aksi simpatik dan lomba orasi ini telah rutin ia laksanakan setiap semester sejak tahun 2019. Awalnya kegiatan dilakukan di pelataran kampus Universitas Jambi, namun kemudian dipindahkan ke area CFD agar lebih menarik, menantang, dan melibatkan masyarakat secara langsung.

“Setiap semester saya mengadakan kegiatan seperti ini. Awalnya hanya di pelataran kampus, tapi biar lebih seru dan menantang, kami pindah ke CFD. Biasanya saya juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mensupport konsumsi dan hadiah. Semester ini sudah dua kali kegiatan, pertama di CFD Kantor Gubernur Jambi pada 26 Oktober dengan sekitar 80 mahasiswa, dan yang kedua hari ini di CFD Kota Baru. Ke depan masih ada beberapa proyek PjBL lain yang akan dilaksanakan,” jelasnya.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa didorong untuk keluar dari zona nyaman akademik dan terlibat langsung dalam membangun kesadaran sosial di tengah masyarakat. Pendidikan kewarganegaraan, tambahnya, seharusnya tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan tanggung jawab sosial.

Aksi simpatik dan lomba orasi ini juga menarik perhatian masyarakat yang berolahraga di kawasan CFD. Banyak yang memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Jambi dalam menyuarakan pesan moral dan kebangsaan secara kreatif dan inspiratif.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, agar generasi muda semakin peka terhadap isu sosial dan semakin cinta terhadap nilai-nilai kebangsaan,” tutup Farisi.

No comments:

Post a Comment